Beranda > Aplikasi, Cerita dari Kampus, Web > Seminar Opera web Browser…

Seminar Opera web Browser…


Hari ini, Q njajal ikud’an seminar Opera Labs di Kampus STMIK AKAKOM selama kira-kira 2 jam, di awal registrasi udah disuruh ambil kartu undian. Eh di dalam’na ada tulisan “Selamat, Anda mendapatkan Souvenir” hehehe… gag tau apa souvenir’na, yang pasti barang gratis…

Didalam, waktu seminar dimulai, Q masih sempat uji coba Opera Mini versi 5 beta, Dari apa yang Q temui di Opera Mini 5 secara kilat ini berbeda jauh dengan versi dibawah’na yaitu 4.2

Kelar Seminar trus pulang (ngejar jadwal tayang Kera sakti, untung masih keburu), Abis itu tidur n pasca bangun tidur dapet info kalo Q lulus Yudicium bulan ini (Alhamdulillah, Bersyukur MODE : ON)

Kembali ke topik, Beberapa kekurangan Opera Mini Versi 5 beta dari hasil browsing yg Q baca selama seminar berlangsung via HP SE K310i Q:

  • Boros pulsa ini dimungkinkan kompresi file belum maksimal. Hasil pengujian jika dibanding dengan OM 4.2 penggunaan bandwith bisa mencapai 2 kali.
  • Ketika melakukan add page ke bookmark tiba-tiba aplikasi berhenti (keluar dengan sendirinya).
  • Inline editingnya masih belum sempurna. Inline editing adalah fasilitas yang memungkinkan kita untuk tetap pada halaman browser ketika memasukkan tulisan. Adapun kekurangannya adalah masih minimnya isi karakter/simbol dalam inline editing yang salah satunya adalah fungsi ganti baris (enter). Untuk mengatasi itu kita harus mematikan fungsi inline editing. Masuk ke bagiang settings > advance > matikan fungsi inline editing.
  • Karakter yang sering dipakai terlalu jauh seperti tanda koma dan tutup-buka kurung. Seharusnya ada tombol symbol agar kita bisa memilih symbol yang dimaukan dengan lebih cepat.
  • Tidak ada pemilihan tema seperti pada versi sebelumnya.
  • Sering hang. Mungkin karena OM 5 Beta ini menyerap cukup banyak resources mengingat tampilannya memang benar-benar atraktif.
  • Shortcut mengalami perubahan dari versi sebelumnya sehingga butuh adaptasi yang cukup lama.
  • Jogdial tidak berfungsi pada handphone yang menggunakan Symbian UIQ (SE P1, P990, dsb).
  • Tidak bisa membuka file yang disimpan menggunakan OM 4.2
  • Sinkronisasi tidak ada sehingga bookmark dari OM 4.2 tidak bisa ditransfer ke OM 5 Beta.
  • Koneksi dengan operator kadang gagal.
  • Tidak bisa save image.
  • Tidak memiliki fasilitas monitoring trafik sehingga kita tidak bisa melihat sudah seberapa banyak pemakaian data (kb) ketika browsing dengan handphone.

Tapi Efek 3D dan Speed Dial yang dibawa di HP layak’na Opera versi Desktop ini memang menawan, Ayo dunk browser laen jugha ngikutin perkembangan Opera di dunia Mobile…

-Bowo Priyanto dan dari berbagai sumber-

  1. 1 Agustus 2013 pukul 9:02 pm

    Hey very nice web site!! Man .. Excellent .
    . Amazing .. I’ll bookmark your blog and take the feeds additionally? I’m
    happy to seek out so many helpful information here
    within the post, we’d like develop extra techniques in this regard, thank you for sharing. . . . . .

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: